Selasa, 05 September 2017

SELAMAT ULANG TAHUN ROMO SAPTO

Semoga panjang umur, selalu sehat dan setia dalam Imamat. Semoga Tuhan Yesus memberkati Romo Sapto dalam pelayanan. AMINπŸŽ‚πŸŽ‚πŸŽπŸŽπŸŽ‰πŸŽ‰

Jumat, 25 Agustus 2017

SUGENG AMBAL WARSO ROMO MIKAEL IRWAN SUSIANANTA SJ

Sugeng Tanggap Warsa Romo Irwan.....panjang umur, selalu sehat dan menjadi saluran berkat bagi umat dan sesama.....juga tetap semangat dalam pelayanan bagi umat Paroki St Petrus Kanisius Wonosari. Gusti Yesus tansah mberkahiπŸ™πŸ™

Kamis, 27 Juli 2017

Jadwal Novena di Goa Maria Tritis periode September 2017- Mei 2018


03 September 2017, 

Romo Yosef Maria Marcelinus Bintoro PR

Koor dari PS. Ignasius Anthiokia Klaten

01 Oktober 2017 

Romo dari PAK USD Yogyakarta

Koor dari PSM Sanata Dharma Yogyakarta

05 November 2017

Romo Mateus Mali CSSR

Koor dari Frater CSSR Yogyakarta

03 Desember 2017

Romo Dedacus NanoTri Suryono OSC

Koor dari Vokal Grop YOSI Yogyakarta

07 Januari 2018

Romo Modestus Supriyanto PR

Koor dari Lingk Albertus Agung Paroki Klodran Bantul

04 Februari 2018

Romo Wahyono Nugroho Djati PR

Koor dari Lingk  St.Gregorius Paroki Klodran Bantul

04 Maret 2018

Romo Mikael Irwan Susiananta SJ

Koor Wilayah St. Fransiskus Asisi Pulutan Wonosari

01 April 2018

Romo Rosarius Sapto Nugroho PR

Koor dari Wilayah St.Fransiskus Jampirejo Paroki St. Petrus dan Paulus Temanggung

06 Mei 2018

Romo Florentinus Harto Subono PR

Koor dari SMA St.Maria Yogyakarta


 

Sebelum Misa diadakan Rosario dimulai pukul 09.30




Sabtu, 22 Juli 2017

Santa Maria Magdalena


Santo~Santa 22 Juli.
Peringatan Wajib Santa Maria Magdalena

Maria Magdalena berasal dari Magdala, dekat Danau Galilea. Sebagian orang mengenalinya sebagai seorang pendosa besar ketika ia pertama kali berjumpa dengan Yesus. Maria Magdalena seorang yang amat cantik dan ia bangga akan kecantikannya itu. Tetapi, setelah berjumpa dengan Yesus, Maria merasakan penyesalan yang mendalam atas hidupnya yang jahat.

Suatu ketika Yesus diundang ke rumah seorang farisi bernama Simon untuk suatu perjamuan makan. ketika sedang makan terjadilah peristiwa yang oleh kaum farisi dianggap sangat tidak sopan. Maria Magdalena seorang wanita yang dianggap seorang pendosa datang dan menangis di kaki-Nya. Airmatanya jatuh berderai dikaki sang Guru. Dengan airmatanya itu ia membasuh kaki Yesus, kemudian dengan rambutnya yang panjang serta indah, ia mengeringkannya dan meminyakinya dengan minyak wangi yang mahal harganya. Membasuh kaki dan mengurapinya dengan wewangian adalah cara orang Yahudi saat itu untuk menghormati seorang tamu agung. Simon si tuan rumah pun tidak menghormati Yesus dengan cara seperti itu.

Orang-orang merasa heran melihat Yesus membiarkan seorang pendosa seperti Maria menyentuh-Nya. Yesus tahu apa sebabnya. Ia dapat melihat ke dalam hati Maria. Yesus berkata, “Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih.”  Kemudian Yesus berkata dengan lembut kepada Maria. “Imanmu telah menyelamatkan kamu. Pergilah dalam damai."

Sejak saat itu, maria meninggalkan rumahnya dan bersama para perempuan kudus lainnya, Maria dengan rendah hati melayani Yesus dan para rasul-Nya. Ketika Yesus disalibkan, Maria ada di sana; di bawah kaki salib. Ia tinggal di sana bersama Santa Perawan Maria dan St. Yohanes tanpa takut akan keselamatannya sendiri. Satu-satunya hal yang dipikirkannya ialah bahwa Tuhan-nya sedang amat menderita. Tidaklah heran jika Yesus berkata tentang Maria: “Ia telah banyak berbuat kasih.”

Setelah tubuh Yesus dibaringkan dalam makam, pagi-pagi benar pada hari Minggu Paskah Maria pergi untuk membubuhi tubuh Yesus dengan rempah-rempah. Ia sangat terkejut mendapati bahwa makam telah kosong. Karena tidak menemukan tubuh-Nya yang kudus, Maria mulai menangis. Tiba-tiba ia melihat seseorang yang disangkanya seorang tukang kebun. Maria bertanya kepadanya apakah ia tahu di mana gerangan tubuh Tuhan-nya yang terkasih diletakkan. Kemudian pria itu berbicara dengan suara yang dikenalnya betul: “Maria!” Dia-lah Yesus, berdiri tepat di hadapannya! Yesus telah bangkit dari antara orang mati. Dan Ia memilih untuk menyatakan diri-Nya pertama kali kepada Maria.

Ada beberapa versi berbeda tentang kehidupan Maria Magdalena setelah kebangkitan Yesus. Tradisi Gereja Orthodox menyatakan bahwa ia pergi ke Efesus dengan Santa Perawan Maria dan tinggal di sana sepanjang sisa hidupnya.  Relik-nya dipindahkan ke Konstantinopel pada tahun 886 dan disemayamkan di sana.
Tradisi Perancis mengatakan bahwa Maria, Lazarus, dan beberapa sahabat Yesus datang ke Marseilles, Prancis, menginjili dan mengkristenan seluruh wilayah Provence, dan kemudian menyepi dan hidup sebagai pertapa sampai saat kematiannya  di La Sainte-Baume.


Catatan tambahan :
Wafat
Menurut Tradisi Gereja Orthodox : Santa maria Magdalena meninggal di Efesus pada usia tua. Relik nya dipindahkan ke Konstantinopel pada tahun 886, disemayamkan disana sampai hari ini
Menurut tradisi Perancis : saat ia berbaring dalam sakratul maut, sembilan malaikat membawanya ke kapel Santa Maximinus di Aix dimana ia menerima Komuni dan kemudian meninggal. Dimakamkan dalam Oratorium dibangun oleh Saint Maximinus di Villa Lata.
Pada tahun 745, karena invasi bangsa Saracen, relik-nya dipindahkan ke VΓ©zelay, lalu dipindahkan ke bekas pertapaannya di bukit La Sainte-Baume. Tahun 1279 Raja Charles II dari Napoli membangun sebuah biara Dominikan di bukit tersebut.
Tahun 1814 Gereja di La Sainte-Baume, dihancurkan pada saat Revolusi Perancis dan baru dipulihkan pada tahun 1822. Pertapaan tersebut saat ini menjadi tempat ziarah yang sangat populer.

Referensi :Yesaya - Wikipedia - Saints.SQPN.com
Fb: Michael Christiano Hady

Kamis, 29 Juni 2017

Hari Raya Santo Petrus dan Santo Paulus


Sejak semula Gereja menghormati kedua rasul, Petrus dan Paulus, secara bersama-sama. Kedua rasul ini dianggap sebagai Sokoguru gereja. Simon anak Yunus dan saudara Andreas, lahir di Betsaida, Galilea, sebuah kampung di tepi danau Genesaret. Seperti ayahnya, Simon adalah seorang nelayan yang ulet, bertabiat jujur, dan rajin. Ia tidak berpendidikan tinggi tetapi cukup terampil dalam pekerjaannya sebagai seorang nelayan. Kepribadiannya sangat menarik perhatian Yesus; karena itu Yesus berkenan menjadikannya seorang muridNya, bahkan mengangkatnya sebagai pemimpin para rasul dan pemimpin Gereja yang pertama. 

Pada mulanya, Simon bersama Andreas saudaranya, menjadi murid Yohanes Pemandi. Oleh Andreas, Simon diperkenalkan kepada Yesus, Sang Mesias yang dinanti-nantikan oleh seluruh bangsa Israel. “Kami telah menemukan Mesias, yaitu Kristus”, kata Andreas kepada Simon. Pada saat itu, Yesus berkata kepada Simon, “Engkau anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus).(Yoh1:41-42) Kefas artinya wadas atau batu karang. Sejak saat itu, dia lebih dikenal dengan nama Petrus. 

Petrus secara resmi berkeputusan mengikuti Yesus, Sang Mesias dengan meninggalkan segala-galanya, ketika ia menyaksikan mukzijat penangkapan ikan secara ajaib oleh Yesus. Kata Yesus kepada Petrus: “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.” Petrus berkata kepada Yesus: “Guru, sepanjang malam kami bekerja keras, dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.” Dengan kepercayaan itu, Petrus menyaksikan kuasa Yesus, Sang Mesias.” Dan di depan Yesus yang penuh kuasa Ilahi itu Petrus bersujud: “Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa”. Kepada Petrus yang rendah hati itu, Yesus berkata: “Jangan takut, mulai sekarang engkau akan menjala manusia”. Setelah penyerahan diri ini, Petrus diperkenankan menyaksikan berbagai peristiwa dan akhirnya dipercayakan tugas menjadi pemimpin para rasul dan gembala kaum beriman. 

Di samping kisah-kisah yang menampilkan pribadi Petrus sebagai orang kepercayaan Yesus, terdapat juga kisah Injil yang menampilkan pribadi Petrus sebagai seorang yang masih dangkal imannya dan belum memahami benar kehendak Allah atas diri Yesus. Dalam Mat16:21-28 dikisahkan tentang pemberitahuan Yesus tentang penderitaanNya, dan Petrus serta merta berkata: “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau”. “Enyalah iblis. Engkau suatu batu sandungan bagiKu, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia”, demikian teguran Yesus kepada Petrus. Ia juga menyangkal Yesus ketika Yesus ditangkap dan diadili. Mat26:30-35; 69-75).
Sesudah kebangkitan Yesus, Petrus diangkat menjadi pemimpin keduabelas rasul dan gembala kaum beriman di Yerusalem. Petrus juga yang menerima orang kafir pertama ke dalam Gereja, dan memimpin konsili pertama di Yerusalem. 

Paulus (Saulus) dilahirkan di Tarsus, Asia Kecil dari keluarga Yahudi yang berkewarganegaraan Romawi. Ia seorang terdidik dan belajar di Yerusalem pada Gamaliel, dari kelompok Farisi. Sebagai seorang Farisi yang fanatik, Saulus tiada henti mengejar dan memenjarakan murid-murid Yesus. Dalam perjalanan ke Damsyik, Yesus menangkapnya dan menjadikan dia seorang rasul untuk bangsa-bangsa kafir. Ia dipermandikan oleh Ananias. Ia menjelajahi seluruh daerah Laut Tengah untuk mewartakan Injil kepada bangsa-bangsa kafir. Perjalanan misinya senantiasa diwarnai dengan berbagai kesulitan dan pertentangan dengan kaum kafir. Di Yerusalem ia ditangkap oleh bangsa Yahudi, lalu dipenjarakan dan di bawa ke Roma, sebab ia naik banding kepada kaisar. Akhirnya ia dibebaskan. Tak lama kemudian, dia ditangkap lagi dan akhirnya menemui ajalnya sebagai martir di Roma pada tahun 67.

Santo Petrus dan Santo Paulus doakanlah kamiπŸ™πŸ™

sumber:Iman Katolik

Minggu, 04 Juni 2017

πŸ™πŸ™πŸ™

Dlm homilinya pada perayaan Pentakosta di gereja St Petrus Kanisius 4 Juni 2017, ada sesuatu yg menarik yg diutarakan Romo Sapto. Kalau kita umat Katolik diejek sebagai kafir dan akan masuk neraka....maka kita tidak perlu membalas apalagi marah-marah. Jawablah "memang saya kafir, tapi saya kafir yang membawa damai. Kalaupun saya masuk neraka, saya akan membawa damai."  Karena memang itulah ajaran dari Katolik. πŸ™πŸ‘ΌπŸ˜‡πŸ˜˜πŸ˜πŸ’


We proud of you Rd Rosarius Sapto Nugroho

Kamis, 27 April 2017

NDEREK MANGAYUBAGYO PAROKI WONOSARI

83 th sudah Paroki St Petrus Kanisius Wonosari berdiri......sudah banyak perjalanan jatuh bangun yang dialami. Semoga Paroki kami senantiasa diberkati oleh Tuhan Yesus Sang Juru Selamat Sejati. Semoga semakin bertumbuh dalam iman dan kasih.πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ™πŸ™πŸ™