Rabu, 25 Oktober 2017

Novena Arwah 25 Okt-2 Nov

Menyambut hari Peringatan Mulia Arwah Semua Orang Beriman.........Mari kita doakan Novena Arwah untuk memperoleh Indulgensi bagi para arwah orang-orang yang kita cintai.

HARI PERTAMA SAMPAI HARI KESEMBILAN
Doa Novena Hari Pertama (1)
P: Penyebab banyaknya jiwa yang menderita di api penyucian adalah karena dosa yang dilakukan mereka sepanjang hidupnya. Inilah yang menjadi sumber penderitaan mereka (hening sejenak).
P dan U. :
Ya Yesus, Tuhan dan Penyelamatku,
aku juga sering layak berada di neraka.
Betapa menyiksanya pikiran
bahwa aku akan binasa selama-lamanya.
Ya Tuhanku, tunjukkanlah kesabaran-Mu padaku,
aku mengasihi-Mu karena Engkaulah kebaikan yang tak terbatas.
Aku menyesal dengan sepenuh hatiku
karena telah melukai dan menghina Engkau
dan aku berjanji untuk memperbaiki diriku.
Anugerahkanlah rahmat-Mu padaku ya Allah.
Kasihanilah aku dan kasihanilah pula jiwa-jiwa malang
yang menderita di api penyucian.
Ya Maria, Bunda Allah, pembawa segala Rahmat,
Bunda Damai Abadi,
datanglah menolong jiwa-jiwa malang
dengan kuasa perantaraan-Mu.
Melalui perantaraanmu yang kuat,
semoga Kristus, Puteramu yang paling kaukasihi,
Tuhan dan Allah kami, mengizinkan mereka
untuk ambil bagian dalam suka cita dan kemuliaan-Nya. Amin.
Bapa Kami……   Salam Maria……
Doa Istirahat Kekal
Berikanlah istirahat kekal kepada mereka ya Tuhan,
semoga terang abadi menyinari mereka,
sehingga mereka beristirahat dalam damai.
Semoga jiwa para beriman beristirahat dalam ketentraman
karena kerahiman Tuhan. Amin.
Doa Novena Hari Kedua (2)
P: Jiwa-jiwa malang menderita karena menyia-nyiakan waktu mereka selama hidup di dunia. Sebetulnya mereka bisa menghasilkan banyak kebaikan untuk mencapai kerajaan surga, tapi kesempatan itu telah hilang. Dan, kehilangan seperti itu tidak dapat diperbaiki lagi, karena dengan berakhirnya kehidupan didunia berakhir pula waktu dan kesempatan untuk melakukan kebaikan yang berbuah kebahagiaan di surga (hening sejenak).
P dan U:
Allah yang Maha Kuasa dan Kekal,
Adakah yang kuhasilkan selama kehidupan duniawiku,
sehingga aku layak mencapai kehidupan kekal?
Sungguh aku tak pantas dihadirat-Mu,
karena banyak hal kulakukan dengan kesia-siaan
dalam pikiran, perasaan, dan perbuatanku yang duniawi.
Aku berterima kasih kepada-Mu
karena Engkau tetap memberi waktu lebih banyak,
agar aku dapat memperbaiki keburukanku
dan memperoleh berkat-Mu untuk kebahagiaan di surga.
Ya Allah sumber kebaikan, aku menyesal dengan sepenuh hatiku, karena telah menjauh daripada-Mu.
Dampingilah aku, agar sejak saat ini aku senantiasa menyadari,
bahwa tidak ada yang lebih penting bagiku, selain mengasihi dan melayani-Mu.
Kasihanilah aku dan kasihanilah pula jiwa-jiwa malang,
yang menderita di api penyucian.
Ya Maria, Bunda Allah penuh rahmat,
datanglah menolong jiwa-jiwa malang
dengan kuasa perantaraanmu.
Melalui perantaraanmu yang penuh kuasa dan berharga,
semoga Kristus, Puteramu yang paling kaukasihi,
Tuhan dan Allah kami,
mengizinkan mereka untuk ambil bagian
dalam sukacita dan kemuliaan-Nya yang kekal. Amin.
Bapa Kami……    Salam Maria……
Berikanlah istirahat kekal……(Lihat hari pertama)
Doa Novena hari ketiga (3)
P: Penderitaan besar dari jiwa-jiwa malang merupakan hal buruk akibat dosa-dosa yang harus mereka alami di api penyucian untuk membersihkan diri. Dalam dunia ini tidak ada seorangpun yang cukup sadar akan keburukan dosa-dosa, namun hal ini akan lebih jelas bila dilihat dari dunia lain (hening sejenak).
P dan U:
Bapa yang Kekal, Allah yang Kudus,
Kudus dan Berkuasa, Kudus dan Kekal,
aku mengasihi-Mu lebih daripada segala sesuatu,
karena Engkaulah kebaikan yang tak terbatas.
Aku menyesal dengan segenap hatiku
karena telah melukai-Mu.
Aku ingin dengan segala kesungguhan hati
tidak lagi menjauh daripada-Mu.
Anugerahkanlah rahmat-Mu, ya Tuhan!
Kasihanilah aku dan kasihanilah pula jiwa-jiwa malang
yang menderita di tempat penyucian!
Ya Maria, Bunda Allah penuh rahmat,
datanglah menolong jiwa-jiwa malang
dengan kuasa perantaraanmu!
Melalui perantaraanmu yang kuat,
semoga Kristus, Puteramu yang paling kaukasihi,
Tuhan dan Allah kami, mengizinkan mereka
untuk ambil bagian dalam sukacita dan kemuliaan-Nya. Amin
Bapa Kami……    Salam Maria…..
Berikanlah istirahat kekal……(Lihat hari pertgama) Amin.
Doa Novena hari keempat (4)
P:    Jika kita sering menghina Allah, Kasih Yang Abadi, maka hal ini akan melukai kita sendiri. Bagaimanapun juga jiwa-jiwa malang di api penyucian telah melihat sendiri dengan lebih jelas, dan mereka menyatakan, betapa tak terbatasnya kebaikan Allah sehingga mereka akan mengasihi-Nya dengan segenap kekuatannya. Karena inilah, mereka menderita sakit yang tak terkatakan karena telah melukai Allah Yang Maha Besar, sakit yang melebihi segala sakit (hening sejenak).
P dan U:
Allah Yang Maha Kuasa dan Kekal,
aku mengasihi-Mu lebih daripada segala sesuatu,
karena Engkaulah kebaikan yang tak terbatas.
Aku menyesal dengan sepenuh hatiku
karena telah melukai-Mu.
Aku ingin dengan segala kesungguhan hati
tidak lagi melakukan perbuatan dosa.
Biarkanlah aku tetap pada janjiku mulai dari saat ini.
Kasihanilah aku dan kasihanilah pula jiwa-jiwa malang
yang menderita di api penyucian!
Ya Maria,Bunda Allah penuh rahmat,
datanglah menolong jiwa-jiwa malang
dengan kuasa perantaraanmu!
Melalui perantaraanmu yang kuat, semoga Kristus,
Puteramu yang paling kaukasihi, Tuhan dan Allah kami, mengizinkan mereka untuk ambil bagian dalam sukacita dan kemuliaan-Nya. Amin
Bapa Kami……, Salam Maria……
Berikanlah istirahat kekal……(Lihat hari pertama) Amin.
Doa Novena Hari Kelima (5)
P:    Jiwa-jiwa di api penyucian tidak mengetahui kapan deritanya akan berakhir. Bagaimanapun juga mereka punya keyakinan suatu saat nanti mereka akan dibebaskan. Namun lamanya waktu yang tidak diketahui dalam menjalani hukuman merupakan kesakitan yang besar bagi mereka (hening sejenak).
P dan U:
Ya Allah yang kebaikan-Nya tak terbatas,
aku mengasihi-Mu melebihi segala sesuatu.
Aku menyesal dengan sepenuh hatiku
karena telah melukai-Mu.
Aku ingin dengan segala kesungguhan hati
untuk memberi-Mu sukacita.
Biarkanlah aku istirahat, ya Allah, dalam damai-Mu!
Bapa Yang kekal, Allah Yang Kudus,
Kudus dan Berkuasa, Kudus dan Kekal,
kasihanilah aku dan kasihanilah pula jiwa-jiwa malang
yang menderita di api penyucian!
Ya Maria,yang dikandung tanpa noda, doakanlah kami yang berlindung kepadamu.
Santa Maria, Perawan yang tak bercela dan Bunda Allah, datanglah menolong jiwa-jiwa malang  dengan kuasa perantaraanmu! Amin.
Bapa Kami……, Salam Maria……
Berikanlah istirahat kekal……(Lihat hari pertama) Amin.
Doa Novena Hari Keenam (6)
P:    Kesadaran mengenai Sengsara Yesus Kristus yang pahit dan Sakramen Maha Kudus di altar merupakan penghiburan besar bagi jiwa-jiwa di api penyucian, karena sampai saat ini mereka masih merasakan dirinya diselamatkan melalui sengsara-Nya yang pahit. Mereka sebenarnya menerima begitu banyak rahmat melalui Komuni Kudus. Tetapi, mereka justru menjalani kepedihan tak terkira karena mengetahui bahwa selama hidupnya mereka tidak memikirkan kedua bukti terbesar kasih Yesus pada mereka (hening sejenak).
P dan U:
Tuhanku dan Allahku, Engkau wafat di kayu salib bagiku.
Betapa sering Engkau memberikan diri-Mu
dalam rupa Komuni Kudus dan aku tidak berterima kasih
atas anugerah-Mu ini.
Aku ingin dengan segala kesungguhan hati
ntuk tidak melukai-Mu lagi, Engkau Yang Maha Agung dan Allah Yang Maha Kudus.
Anugerahkanlah padaku, ya Penebus, Kerahiman-Mu dan Kasih-Mu!
Ya Allah, Kasih karuniaku yang terbesar,
kasihanilah aku dan kasihanilah pula jiwa-jiwa malang
yang menderita di api penyucian!
Ya Maria, Bunda Allah, Bunda segala umat manusia, datanglah menolong jiwa-jiwa malang dengan kuasa perantaraanmu! Amin.
Bapa Kami……, Salam Maria……
Berikanlah istirahat kekal……(Lihat hari pertama) Amin.
Doa Novena Hari Ketujuh (7)
P:    Kepedihan luar biasa yang dialami jiwa-jiwa malang, yang seluruhnya tergantung pada pertolongan kita, meningkat bila mereka menyadari kebaikan karya Allah. Mereka menpunyai orangtua Kristiani, bertumbuh dalam iman, tidak ada sesuatupun yang terabaikan bila mereka datang kepada rahmat Allah. Kesemuanya ini memberi tekanan yang lebih banyak, betapa tidak berterima kasihnya mereka selama hidup di dunia (hening sejenak).
P dan U:
Allah Yang Mah Kuasa dan Kekal,
akupun makhluk yang tak tahu berterima kasih.
Engkau menantiku dengan kesabaran yang besar,
begitu sering Engkau mengampuni segala dosaku,
dan aku, setelah banyak berjanji, terus menerus melukai-Mu.
Ya Allahku, Bapa di surga, kasihanilah aku.
Aku menyesal telah melukai-Mu dan berjanji untuk sungguh-sungguh mempersembahkan kepada-Mu pemulihan.
Kasihanilah pula jiwa-jiwa malang di tempat penyucian.
Hapuskanlah mereka dari kesalahan dan hukuman.
Bebaskanlah mereka segera dan perkenankanlah mereka
mejadi perantara untukku dan segala keperluanku.
Ya Maria, pelindung dan penolong kami, datanglah menolong jiwa-jiwa malang dengan kuasa perantaraanmu! Amin.
Bapa Kami……, Salam Maria……
Berikanlah istirahat kekal……(Lihat hari pertama) Amin.
Doa Novena hari Kedelapan (8)
P:    Jiwa-jiwa malang tak dapat menolong dirinya sendiri, menderita karena kenyataan bahwa begitu banyak orang di dunia ini tidak tahu apa yang mereka lakukan. Mereka hidup tanpa sekalipun memikirkan Allah, keabadian dan masa depan kehidupan mereka serta belum mempersiapkan pertemuan mereka dengan Penciptanya pada saat kematian (hening sejenak).
P dan U:
Allah Yang Maha Kuasa dan Kekal,
lindungilah aku dari hati tak bersemangat dan sikap masa bodoh.
Perkenankanlah aku sekarang menyadari
nilai-nilai sejati kehidupan ini,
menghitung hari-hariku
dan selalu datang semakin dekat kepada-Mu
sampai aku dapat melihat, menyembah dan memuji-Mu
dalam kerajaan abadi-Mu.
Ya Maria, yang dikandung tanpa noda,
doakanlah kami yang berlindung padamu.
Santa Maria, Bunda Allah, perantara segala rahmat,
datanglah kepada kami dan kepada semua jiwa-jiwa malang dengan kuasa perantaraanmu. Amin.
Bapa Kami……, Salam Maria……
Berikanlah istirahat kekal……(Lihat hari pertama) Amin.
Doa Novena hari kesembilan (9)
P:    Penderitaan jiwa-jiwa malang sangat luar biasa karena kegagalan mereka sendiri, dan lamanya waktu penyucian. Bagaimanapun juga penderitaan yang paling hebat adalah terpisah dari Allah dan tidak dapat memandang-Nya  (hening sejenak).
P dan U:
Allah Yang Maha Kuasa dan Kekal,
bagaimanakah  aku dapat melampaui banyak tahun,
tetapi berbuat dosa dan berada jauh dari segala rahmat-Mu?
Ampunilah Aku, Tuhanku dan Allahku!
Jangan biarkan aku kehilangan rahmat-Mu lagi!
Aku juga mohon rahmat dan belas kasih-Mu
bagi jiwa-jiwa malang.
Ringankanlah penderitaan mereka,
persingkatlah waktu pembuangan mereka
dan biarkanlah mereka segera melihat suka cita abadi-Mu.
Santa Maria, Bunda Allah,
doakanlah kami para pendosa yang malang,
khususnya pada waktu kami mati.
Ya Maria, Perawan yang dikandung tanpa noda
dan Bunda Allah, perantara segala rahmat, Ratu para Kudus, pemenang segala pertempuran Allah,
datanglah menolong kami dan semua jiwa-jiwa malang
dengan kuasa perantaraanmu. Amin.
Bapa Kami……, Salam Maria……
Berikanlah istirahat kekal……(Lihat hari pertama) Amin.
DOA ROSARIO KECIL
UNTUK JIWA-JIWA DI API PENYUCIAN
1.    Yesusku, demi kebajikan dari semua keringat darah-Mu
di Taman Getsemani,
kasihanilah jiwa saudara-saudaraku terkasih
yang menderita di api penyucian.
Bapa Kami, Salam Maria, Berikanlah Istirahat Kekal
2.    Yesusku, demi kebajikan dari penghinaan dan ejekan
yang Kau derita di pengadilan,
pada waktu Engkau diperlakukan  sebagai orang gila
dan ditukar dengan seorang penjahat,
kasihanilah jiwa-jiwa di api penyucian
yang menanti dimuliakan dalam kerajaan Kudus-Mu.
Bapa Kami, Salam Maria, Berikanlah Istirahat Kekal
3.    Yesusku, demi kebajikan dari mahkota duri
yang menusuk Kepala Suci-Mu,
kasihanilah jiwa-jiwa yang paling terbuang serta terlupakan,
dan yang paling jauh dari pembebasan penderitaan
di api penyucian.
Bapa Kami, Salam Maria, Berikanlah Istirahat Kekal
4.    Yesusku, demi kebajikan dari langkah-Mu
yang sangat menyakitkan
saat Kau memanggul salib di bahu-Mu,
kasihanilah jiwa-jiwa malang
yang mendekati pembebasan penderitaan
di api penyucian.
Demi kebajikan dari semua penderitaan
yang Kau rasakan bersama Bunda Kudus-Mu
saat Engkau bertemu dengannya dijalan menuju Kalvari, bebaskanlah jiwa-jiwa yang berdevosi kepada Bunda Terkasih-Mu dari api penyucian mereka.
Bapa Kami, Salam Maria, Berikanlah Istirahat Kekal
5.    Yesusku, demi kebajikan dari tubuh kudus-Mu
yang terentang di kayu salib,
dari kaki dan tangan Suci-Mu yang ditusuk paku,
dari kematian-Mu yang kejam dan dari tusukan di lambung-Mu, kasihanilah dan berilah kerahiman-Mu bagi jiwa-jiwa malang
dan ijinkanlah mereka untuk bersatu dengan-Mu di surga.
Bapa Kami, Salam Maria, Berikanlah Istirahat Kekal
Doa Litani 
Bagi Jiwa-Jiwa Di Api Penyucian
Tuhan, kasihanilah mereka
yang telah meninggal dunia
Kristus, kasihanilah mereka
Tuhan, kasihanilah mereka
Kristus, dengarkanlah kami
Kristus, kabulkanlah doa kami
Allah Bapa di surga, kasihanilah mereka
Allah Putera Penebus, kasihanilah mereka
Allah Roh Kudus, kasihanilah mereka
Allah Tritunggal Kudus Tuhan Yang Maha Esa, kasihanilah mereka
Santa Maria, ……..                         Doakanlah mereka
Pembawa Allah yang kudus,…..
Santa Perawan segala perawan,…..
Bunda Allah,…..
Bunda Kerahiman,…..
Pintu Surga,…..
Penghibur orang tertindas,…..
Semua Malaikat Kudus dan Malaikat Agung,…..
Santo Mikael,…..
Semua Bapa Bangsa dan Nabi yang kudus,…..
Santo Yohanes Pembaptis,…..
Santo Yosef,…..
Semua rasul dan pewarta injil yang kudus,…..
Semua murid Tuhan yang kudus,…..
Semua anak-anak tak berdosa yang kudus,…..
Semua martir kudus,…..
Semua uskup dan umat beriman yang kudus,…..
Semua guru Gereja yang kudus,…..
Semua imam dan diakon yang kudus,…..
Semua biarawan dan pertapa yang kudus,…..
Semua perawan dan janda yang kudus,…..
Semua orang kudus Allah,…..
Tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepada mereka,
ampunilah mereka ya Tuhan !
Tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepada mereka,
bebaskanlah mereka ya Tuhan !
Dari segala sesuatu yang menyakitkan ,….
Dari segala murka-Mu,…..
Dari pengadilan-Mu yang sempurna,…..
Dari kegelisahan yang mengganggu suara hati,…..
Dari kesedihan yang paling mendalam,…..
Dari penahanan yang keras,…..
Dari api yang menghanguskan,…..
Dari kerinduan yang menyakitkan,…..
Dari segala hukuman,…..
Demi peristiwa Inkarnasi-Mu yang luar biasa,…..
Demi kelahiran-Mu yang kudus,…..
Demi nama kudus-Mu,…..
Demi pembaptisan dan puasa-Mu,…..
Demi kerendahan hati-Mu yang mendalam,…..
Demi kepatuhan-Mu yang sempurna,…..
Demi kemiskinan-Mu yang mendalam,…..
Demi kesabaran dan kelemah-lembutan-Mu,…..
Demi kasih-Mu yang tak terhingga,…..
Demi penderitaan-MU yang pahit,…..
Demi keringat darah-Mu dalam ketakutan sakrat maut,…..
Demi penahan-Mu
Demi siksaan-Mu yang menyakitkan,…..
Demi pemahkotaan-MU yang tak bebelas kasihan
Demi ejekan yang menghinakan-Mu,…..
Demi ketidak-adilan yang Kau terima di pengadilan-Mu,…..
Demi kepedihan-Mu saat memanggul salib,…..
Demi penyaliban-Mu yang mengerikan,…..
Demi kesepian-Mu saat merasa ditinggalkan,…..
Demi pengorbanan wafat-MU yang suci,…..
Demi kelima luka suci-Mu
Demi lambung-Mu yang ditikam tombak,…..
Demi kebangkitan-MU yang mulia,…..
Demi kenaikan-Mu yang jaya ke surga,…..
Demi kedatangan Roh Kudus,…..
Demi jasa dan perantaraan Bunda-Mu yang kudus,…..
Demi jasa dan perantaraan para Kudus-Mu,…..
Kami para pendosa yang malang
memohon pada-Mu, …..
Agar Engkau melindungi jiwa-jiwa
yang menderita di api penyucian,…..
Agar Engkau menyelamatkan mereka dari kesakitan dan penderitaannya,…..
Agar Engkau memberikan rahmat pada mereka
atas segala perbuatan baik yang dilakukan oleh umat Kristiani,…
Agar Engkau selalu mendengarkan doa-doa kami bagi mereka,…..
Agar Engkau membimbing mereka kedalam cahaya abadi
dengan perantaraan Malaikat Agung Santo Mikael
dan para malaikat Kudus-Mu,…..
Agar Engkau segera memberi mereka sukacita
dengan memerlihatkan wajah-Mu,…..
Agar Engkau menganugerahkan sukacita abadi pada orangtua,
saudara kandung, teman dan orang yang berjasa kepada kami,…..
Agar Engkau membebaskan jiwa-jiwa
yang menyebabkan kami turut menanggung kesalahan mereka,…..
Agar Engkau memberi belas kasih yang istimewa
pada semua jiwa yang sebatang kara,…..
Agar Engkau menganugerahkan damai abadi
bagi semua jiwa-jiwa Kristiani,…..
Agar Engkau mencurahkan kasih-Mu yang Maha Rahim
atas jiwa-jiwa malang ke dalam hati umat Kristiani yang masih hidup,…..
Putera Allah, Raja Kesukaan Abadi.
Anak Domba Allah yang menghapus dosa-dosa manusia,
lindungilah mereka ya Tuhan.
Anak Domba Allah yang menghapus dosa-dosa manusia, dengarkanlah mereka ya Tuhan.
Anak Domba Allah yang menghapus dosa-dosa manusia, kasihanilah mereka ya Tuhan.
Marilah berdoa,
Ya Allah, Tuhan segala yang hidup dan mati,
tunjukkanlah kasih-Mu yang tak terbatas
kepada para hambamu yang percaya dan berharap kepada-Mu.
Hapuskanlah hukuman atas segala kesalahan
yang telah mereka lakukan
dan bebaskanlah jiwa mereka dari penderitaannya.
Kami berdoa dengan perantaraan Perawan Maria yang Kudus
dan demi Kristus Tuhan kami. Amin.

Pilihan doa yg lain:
DOA NOVENA ARWAH
(menyambut Peringatan Arwah Semua Orang Beriman)
25 Okt - 2 Nov

DOA MEMOHON INDULGENSI BAGI ARWAH ORANG BERIMAN

Allah yang Mahakuasa dan Maharahim,
kehidupan dan kematian kami berada di dalam tangan kasih-Mu.

Engkau telah memanggil saudara-saudari kami dari kehidupan di dunia ini untuk menghadap hadirat-Mu (kita kenangkan nama semua arwah yang kita doakan.......)

Dengan penuh harapan kami menantikan saat kebangkitan, sebab Kristus telah bangkit
sebagai yang pertama dari antara orang mati.

Bapa, kasihanilah saudara-saudari kami
yang kami mohonkan pengampunan dan indulgensi dari hukuman kedosaan mereka,
melalui perantaraan Yesus Kristus, Putera-Mu.

Allah Bapa yang Mahakasih,
Engkau tidak hanya menaruh perhatian
pada kesalahan, kelemahan, dan kedosaan segenap hamba-Mu, yang sudah Engkau panggil menghadap hadirat-Mu, tetapi Engkau juga mengingat segala kebaikan dan kasih mereka, bahkan niat baik dari saudara-saudari kami yang kami doakan.

Maka kami memohon dengan rendah hati
indulgensi bagi mereka yang sudah wafat,
agar mereka Engkau perkenankan menikmati kehidupan kekal, seperti yang dijanjikan oleh Yesus Kristus, Tuhan kami.

Tuhan Yesus Kristus, andalan kami,
Engkau telah menjanjikan firdaus kepada penyamun yang bertobat. Sambutlah saudara-saudari yang kami doakan, dan Engkau rahmati kebahagiaan abadi bersama-Mu.

Bagi mereka yang belum pernah mendengar kabar baik-Mu, atau mereka yang telah meninggalkannya, semoga mereka yang ketika Engkau panggil berada dalam ketidaksiapan atau ketidakpantasan, bahkan belum bertobat,
juga memperoleh pengampunan-Mu berdasar belas kasih dan kemurahan hati-Mu.

Kami mohonkan bagi mereka pengampunan dan indulgensi, keringanan hukuman atas kedosaan mereka berdasarkan belas kasih-Mu.
Kami memohon anugerahilah saudara-saudari kami kehidupan abadi. 
Persatukanlah mereka dengan para kudus-Mu
dan izinkanlah mereka mengambil bagian
dalam perjamuan surgawi bersamaMu. Amin.
Sumber: Perutusan.Wordpress.Com dan  FB  Josafat Kokoh Prihantanto

Selasa, 05 September 2017

SELAMAT ULANG TAHUN ROMO SAPTO

Semoga panjang umur, selalu sehat dan setia dalam Imamat. Semoga Tuhan Yesus memberkati Romo Sapto dalam pelayanan. AMIN🎂🎂🎁🎁🎉🎉

Jumat, 25 Agustus 2017

SUGENG AMBAL WARSO ROMO MIKAEL IRWAN SUSIANANTA SJ

Sugeng Tanggap Warsa Romo Irwan.....panjang umur, selalu sehat dan menjadi saluran berkat bagi umat dan sesama.....juga tetap semangat dalam pelayanan bagi umat Paroki St Petrus Kanisius Wonosari. Gusti Yesus tansah mberkahi🙏🙏

Kamis, 27 Juli 2017

Jadwal Novena di Goa Maria Tritis periode September 2017- Mei 2018


03 September 2017, 

Romo Yosef Maria Marcelinus Bintoro PR

Koor dari PS. Ignasius Anthiokia Klaten

01 Oktober 2017 

Romo dari PAK USD Yogyakarta

Koor dari PSM Sanata Dharma Yogyakarta

05 November 2017

Romo Mateus Mali CSSR

Koor dari Frater CSSR Yogyakarta

03 Desember 2017

Romo Dedacus NanoTri Suryono OSC

Koor dari Vokal Grop YOSI Yogyakarta

07 Januari 2018

Romo Modestus Supriyanto PR

Koor dari Lingk Albertus Agung Paroki Klodran Bantul

04 Februari 2018

Romo Wahyono Nugroho Djati PR

Koor dari Lingk  St.Gregorius Paroki Klodran Bantul

04 Maret 2018

Romo Mikael Irwan Susiananta SJ

Koor Wilayah St. Fransiskus Asisi Pulutan Wonosari

01 April 2018

Romo Rosarius Sapto Nugroho PR

Koor dari Wilayah St.Fransiskus Jampirejo Paroki St. Petrus dan Paulus Temanggung

06 Mei 2018

Romo Florentinus Harto Subono PR

Koor dari SMA St.Maria Yogyakarta


 

Sebelum Misa diadakan Rosario dimulai pukul 09.30




Sabtu, 22 Juli 2017

Santa Maria Magdalena


Santo~Santa 22 Juli.
Peringatan Wajib Santa Maria Magdalena

Maria Magdalena berasal dari Magdala, dekat Danau Galilea. Sebagian orang mengenalinya sebagai seorang pendosa besar ketika ia pertama kali berjumpa dengan Yesus. Maria Magdalena seorang yang amat cantik dan ia bangga akan kecantikannya itu. Tetapi, setelah berjumpa dengan Yesus, Maria merasakan penyesalan yang mendalam atas hidupnya yang jahat.

Suatu ketika Yesus diundang ke rumah seorang farisi bernama Simon untuk suatu perjamuan makan. ketika sedang makan terjadilah peristiwa yang oleh kaum farisi dianggap sangat tidak sopan. Maria Magdalena seorang wanita yang dianggap seorang pendosa datang dan menangis di kaki-Nya. Airmatanya jatuh berderai dikaki sang Guru. Dengan airmatanya itu ia membasuh kaki Yesus, kemudian dengan rambutnya yang panjang serta indah, ia mengeringkannya dan meminyakinya dengan minyak wangi yang mahal harganya. Membasuh kaki dan mengurapinya dengan wewangian adalah cara orang Yahudi saat itu untuk menghormati seorang tamu agung. Simon si tuan rumah pun tidak menghormati Yesus dengan cara seperti itu.

Orang-orang merasa heran melihat Yesus membiarkan seorang pendosa seperti Maria menyentuh-Nya. Yesus tahu apa sebabnya. Ia dapat melihat ke dalam hati Maria. Yesus berkata, “Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih.”  Kemudian Yesus berkata dengan lembut kepada Maria. “Imanmu telah menyelamatkan kamu. Pergilah dalam damai."

Sejak saat itu, maria meninggalkan rumahnya dan bersama para perempuan kudus lainnya, Maria dengan rendah hati melayani Yesus dan para rasul-Nya. Ketika Yesus disalibkan, Maria ada di sana; di bawah kaki salib. Ia tinggal di sana bersama Santa Perawan Maria dan St. Yohanes tanpa takut akan keselamatannya sendiri. Satu-satunya hal yang dipikirkannya ialah bahwa Tuhan-nya sedang amat menderita. Tidaklah heran jika Yesus berkata tentang Maria: “Ia telah banyak berbuat kasih.”

Setelah tubuh Yesus dibaringkan dalam makam, pagi-pagi benar pada hari Minggu Paskah Maria pergi untuk membubuhi tubuh Yesus dengan rempah-rempah. Ia sangat terkejut mendapati bahwa makam telah kosong. Karena tidak menemukan tubuh-Nya yang kudus, Maria mulai menangis. Tiba-tiba ia melihat seseorang yang disangkanya seorang tukang kebun. Maria bertanya kepadanya apakah ia tahu di mana gerangan tubuh Tuhan-nya yang terkasih diletakkan. Kemudian pria itu berbicara dengan suara yang dikenalnya betul: “Maria!” Dia-lah Yesus, berdiri tepat di hadapannya! Yesus telah bangkit dari antara orang mati. Dan Ia memilih untuk menyatakan diri-Nya pertama kali kepada Maria.

Ada beberapa versi berbeda tentang kehidupan Maria Magdalena setelah kebangkitan Yesus. Tradisi Gereja Orthodox menyatakan bahwa ia pergi ke Efesus dengan Santa Perawan Maria dan tinggal di sana sepanjang sisa hidupnya.  Relik-nya dipindahkan ke Konstantinopel pada tahun 886 dan disemayamkan di sana.
Tradisi Perancis mengatakan bahwa Maria, Lazarus, dan beberapa sahabat Yesus datang ke Marseilles, Prancis, menginjili dan mengkristenan seluruh wilayah Provence, dan kemudian menyepi dan hidup sebagai pertapa sampai saat kematiannya  di La Sainte-Baume.


Catatan tambahan :
Wafat
Menurut Tradisi Gereja Orthodox : Santa maria Magdalena meninggal di Efesus pada usia tua. Relik nya dipindahkan ke Konstantinopel pada tahun 886, disemayamkan disana sampai hari ini
Menurut tradisi Perancis : saat ia berbaring dalam sakratul maut, sembilan malaikat membawanya ke kapel Santa Maximinus di Aix dimana ia menerima Komuni dan kemudian meninggal. Dimakamkan dalam Oratorium dibangun oleh Saint Maximinus di Villa Lata.
Pada tahun 745, karena invasi bangsa Saracen, relik-nya dipindahkan ke Vézelay, lalu dipindahkan ke bekas pertapaannya di bukit La Sainte-Baume. Tahun 1279 Raja Charles II dari Napoli membangun sebuah biara Dominikan di bukit tersebut.
Tahun 1814 Gereja di La Sainte-Baume, dihancurkan pada saat Revolusi Perancis dan baru dipulihkan pada tahun 1822. Pertapaan tersebut saat ini menjadi tempat ziarah yang sangat populer.

Referensi :Yesaya - Wikipedia - Saints.SQPN.com
Fb: Michael Christiano Hady

Kamis, 29 Juni 2017

Hari Raya Santo Petrus dan Santo Paulus


Sejak semula Gereja menghormati kedua rasul, Petrus dan Paulus, secara bersama-sama. Kedua rasul ini dianggap sebagai Sokoguru gereja. Simon anak Yunus dan saudara Andreas, lahir di Betsaida, Galilea, sebuah kampung di tepi danau Genesaret. Seperti ayahnya, Simon adalah seorang nelayan yang ulet, bertabiat jujur, dan rajin. Ia tidak berpendidikan tinggi tetapi cukup terampil dalam pekerjaannya sebagai seorang nelayan. Kepribadiannya sangat menarik perhatian Yesus; karena itu Yesus berkenan menjadikannya seorang muridNya, bahkan mengangkatnya sebagai pemimpin para rasul dan pemimpin Gereja yang pertama. 

Pada mulanya, Simon bersama Andreas saudaranya, menjadi murid Yohanes Pemandi. Oleh Andreas, Simon diperkenalkan kepada Yesus, Sang Mesias yang dinanti-nantikan oleh seluruh bangsa Israel. “Kami telah menemukan Mesias, yaitu Kristus”, kata Andreas kepada Simon. Pada saat itu, Yesus berkata kepada Simon, “Engkau anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus).(Yoh1:41-42) Kefas artinya wadas atau batu karang. Sejak saat itu, dia lebih dikenal dengan nama Petrus. 

Petrus secara resmi berkeputusan mengikuti Yesus, Sang Mesias dengan meninggalkan segala-galanya, ketika ia menyaksikan mukzijat penangkapan ikan secara ajaib oleh Yesus. Kata Yesus kepada Petrus: “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.” Petrus berkata kepada Yesus: “Guru, sepanjang malam kami bekerja keras, dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.” Dengan kepercayaan itu, Petrus menyaksikan kuasa Yesus, Sang Mesias.” Dan di depan Yesus yang penuh kuasa Ilahi itu Petrus bersujud: “Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa”. Kepada Petrus yang rendah hati itu, Yesus berkata: “Jangan takut, mulai sekarang engkau akan menjala manusia”. Setelah penyerahan diri ini, Petrus diperkenankan menyaksikan berbagai peristiwa dan akhirnya dipercayakan tugas menjadi pemimpin para rasul dan gembala kaum beriman. 

Di samping kisah-kisah yang menampilkan pribadi Petrus sebagai orang kepercayaan Yesus, terdapat juga kisah Injil yang menampilkan pribadi Petrus sebagai seorang yang masih dangkal imannya dan belum memahami benar kehendak Allah atas diri Yesus. Dalam Mat16:21-28 dikisahkan tentang pemberitahuan Yesus tentang penderitaanNya, dan Petrus serta merta berkata: “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau”. “Enyalah iblis. Engkau suatu batu sandungan bagiKu, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia”, demikian teguran Yesus kepada Petrus. Ia juga menyangkal Yesus ketika Yesus ditangkap dan diadili. Mat26:30-35; 69-75).
Sesudah kebangkitan Yesus, Petrus diangkat menjadi pemimpin keduabelas rasul dan gembala kaum beriman di Yerusalem. Petrus juga yang menerima orang kafir pertama ke dalam Gereja, dan memimpin konsili pertama di Yerusalem. 

Paulus (Saulus) dilahirkan di Tarsus, Asia Kecil dari keluarga Yahudi yang berkewarganegaraan Romawi. Ia seorang terdidik dan belajar di Yerusalem pada Gamaliel, dari kelompok Farisi. Sebagai seorang Farisi yang fanatik, Saulus tiada henti mengejar dan memenjarakan murid-murid Yesus. Dalam perjalanan ke Damsyik, Yesus menangkapnya dan menjadikan dia seorang rasul untuk bangsa-bangsa kafir. Ia dipermandikan oleh Ananias. Ia menjelajahi seluruh daerah Laut Tengah untuk mewartakan Injil kepada bangsa-bangsa kafir. Perjalanan misinya senantiasa diwarnai dengan berbagai kesulitan dan pertentangan dengan kaum kafir. Di Yerusalem ia ditangkap oleh bangsa Yahudi, lalu dipenjarakan dan di bawa ke Roma, sebab ia naik banding kepada kaisar. Akhirnya ia dibebaskan. Tak lama kemudian, dia ditangkap lagi dan akhirnya menemui ajalnya sebagai martir di Roma pada tahun 67.

Santo Petrus dan Santo Paulus doakanlah kami🙏🙏

sumber:Iman Katolik