Kamis, 05 Februari 2015

ROMO (puisi oleh Arswendo Atmowiloto)

Ada puisi yang saya baca beberapa bulan lalu, bagus dan menggelitik sih .....menurut anda? Ini saya copas dari tulisan mas Wendo

aku mendamba Romo yang penuh kasih
- bukan yang pilih kasih
aku mendamba Romo yang bajunya kadang kekecilan, kadang kegedean
itu berarti pemberian umat
sebagai tanda cinta, tanda hormat

aku mendamba Romo, yang galak tapi sumanak
KAKU PADA DOGMA, TAPI LUCU KALA CANDA
yang lebih sering memegang rosario
dibandingkan bb warna hijau
aku mendamba Romo yang lebih banyak mendengar
dibandingkan berujar

aku mendamba Romo yang menampung air mataku
- tanpa ikut menangisi
yang mengubah putus asa menjadi harapan
yang MENGAJARKAN RITUAL SEKALIGUS SPIRITUAL

duuuuh, damba dan inginku banyak, banyak sekali
tapi aku percaya tetap terpenuhi
karena Romoku mau dan mampu selalu memberi
- inilah damba dan doaku, Romoku

eee, masih ada satu lagi
SEKALI MENGENAKAN JUBAH, JANGAN BERUBAH
jangan pernah mengubah, walau godaan mewabah
bahkan sampai ada laut terbelah
kenakan terus jubahmu
itulah khotbah yang hidup
agar aku bisa menjamah
seperti perempuan Samaria pada Yesus Allah Tuhanku

aku mendamba Romo yang menatapku kalem
bersuara adem
"Berkah Dalem ..."

Sumanak = mesra, bersahabat seperti saudara sendiri (sanak)
bb = blackberry, ponsel keren

Bagi saya dan beberapa umat lain, ini mungkin juga cerminan hati kami, yang sangat ingin memiliki gembala yang mengayomi. Semoga Tuhan mengabulkannya, Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar