Kamis, 11 Juni 2015

YANG HARUS DAN PERLU

Syalom aleikhem. Setelah masuk gedung gereja dan duduk di bangku, sebelum Misa, apa yang harus dan perlu dilakukan? Lihat, ada dua hal: “harus” dan “perlu”. 

Yang harus dilakukan hanya satu: HENING. Hening punya dua arti: tenang-di-luar dan tenang-di-dalam. “Tenang-di-luar” artinya Anda tidak membuat suara yang tidak perlu atau kegaduhan yang mengganggu. Hal ini berguna pertama-tama untuk orang lain. Gedung gereja adalah tempat berdoa; dan doa pertama-tama adalah hening. “Tenang-di-dalam” artinya Anda membuat diri siap merayakan Ekaristi. Selalu ingat baik-baik: Ekaristi dimandatkan langsung oleh Tuhan Yesus!

Lalu, apa yang perlu dilakukan? Beberapa langkah berikut. 

Langkah #1: “Ambil posisi”. Duduklah atau berlututlah senyaman mungkin. 

Langkah #2: “Lepas beban”. Ingat-ingat sebentar apa yang baru saja terjadi, contoh: Anda marah-marah di jalan, bertengkar dengan suami/istri/anak sebelum berangkat tadi, dsb. Lepaskan itu dengan berkata kepada Tuhan: “Yesus, aku datang, mohon berilah kelegaan.” Sabda Tuhan jelas: “Datanglah kepada-Ku kamu yang berbeban berat; Aku akan memberikan kelegaan.” Pasti Anda ingat sabda ini. Yakin?

Langkah #3: “Pandang salib”. Semua gedung gereja pasti punya salib. Pandang salib itu dalam-dalam, telusuri tiap lekuknya, tiap guratnya, tiap detailnya; tatap Dia yang bergantung di situ. Langkah ini penting sekali sebagai persiapan Anda sebelum Misa. Coba lakukan, rasakan manfaatnya. Lakukan langkah #3 ini sampai Anda merasa “puas” atau “hati penuh”. 

Langkah #4: “Siapkan sabda-Nya”. Baca-bacalah teks yang berisi kutipan sabda Tuhan yang akan dibacakan pada Misa hari itu. Teks tersedia di pintu depan......... Manfaatkanlah.

Catatan: Semua langkah itu dapat Anda lakukan kalau Anda tidak telat; setidaknya hadir 10-15 sebelum Misa. Bisa? Semoga ya.

Sumber :

R.D. Y. Istimoer Bayu Ajie
Imam Gereja Katolik Ritus Latin
untuk Keuskupan Bandung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar